Sore setelah hujan
lebat menyisakan gerimis. Sungai kecil dengan debit air sebatas betis ketika
cuaca panas berubah menjadi sedikit santar, air keruh kecoklatan itu membawa
sampah-sampah terapung dan hanyut, bahkan diantaranya terdapat bangkai kucing
yang telah menggelembung seperti bantal boneka, ikut terhanyut pula. Kini,
tinggi air itu sebatas separuh paha orang dewasa, mungkin juga hanya sebatas
tujuh senti di atas lutut orang dewasa. Ibu itu bersama anak laki-lakinya
dipinggir sungai, namun serasa lebih tepat sungai kecil itu disebut selokan. Ia
memakai matel warna cokelat, dekenakannya penutup kepala matel itu, agar
terlindung dari rinting-rintik gerimis, anak laki-lakinya yang berumur sekitar
11 tahun telanjang dada dan bercelana pendek tanpa alas kaki, ia terdiam
mendengarkan ocehan ibunya.
“
Banyune ki gede, isih arep nyemplung?? “ Dalam bahasa jawa ibu itu
berceloteh kepada anaknya. (Airnya besar,
masih mau nyebur??)
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact